Home » Kemenag RI Gelar Piloting Youth Harmony, 695 Pelajar DIY Aktif Ikut Serta

Kemenag RI Gelar Piloting Youth Harmony, 695 Pelajar DIY Aktif Ikut Serta

Yogyakarta (Kemenag)—Keinginan generasi muda untuk memahami keberagaman dan merawat kerukunan tampak jelas dalam pelaksanaan Harmony Class yang digelar Kementerian Agama melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama.

“Pelaksanaan untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah peserta sebanyak 695 orang. Mereka berasal dari enam agama yang berbeda, dengan latar belakang yang beragam pula. Ada pelajar, mahasiswa, pekerja muda, aktivis komunitas agama, hingga pegawai pemerintah berusia muda,” ungkap Ketua Tim HDI KUB Kemenag DIY Imam Khoiri, Kamis (4/12/2025).

“Kehadiran mereka memperlihatkan tingginya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya dialog dan literasi kerukunan,” lanjutnya. Kegiatan yang menjadi tahap awal program Youth Harmony 2026 ini berlangsung di Malang Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada awal Desember, dan berhasil menarik perhatian ratusan peserta lintas iman.

Kepala Bidang Bina Lembaga Kerukunan Agama dan Lembaga Keagamaan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI Hery Susanto Hery Susanto saat membuka pelaksanaan di Yogyakarta, mengatakan pemerintah menaruh perhatian besar pada suara pemuda dan ingin memastikan bahwa gagasan mereka dapat tersalurkan kepada para pembuat kebijakan.

“Harmony Class disusun sebagai ruang belajar yang inklusif. Para pengampu materi berasal dari berbagai agama, disiplin ilmu, dan latar profesional yang berbeda. Para pemateri membawakan materi mengenai toleransi, regulasi rumah ibadah, serta strategi membangun ruang perjumpaan lintas iman,” ujarnya.

“Salah satu materi yang mendapat perhatian besar adalah penjelasan tentang Peraturan Bersama Menteri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 terkait pendirian rumah ibadah. Peserta juga diperkenalkan pada Sistem Informasi Kerukunan, aplikasi berbasis teknologi untuk mendeteksi potensi konflik sosial keagamaan di masyarakat. Kedua materi ini menjadi dasar penting bagi pemuda untuk memahami aspek regulatif dan teknis dalam menjaga harmoni di lingkungan mereka,” urai Hery.

Harmony Class merupakan langkah awal menuju pelaksanaan penuh Youth Harmony 2026 yang akan digulirkan di seluruh Indonesia. Program ini mencakup kelas daring di seluruh kabupaten dan kota, dialog tatap muka lintas iman di tingkat provinsi, serta pertemuan nasional para duta kerukunan dari seluruh provinsi. (ed: bap)