Yogyakarta (Kemenag DIY) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahun 2025 pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Kanwil Kemenag DIY untuk memantapkan komitmen menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Rapat koordinasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Abd. Suud, serta segenap jajaran Tim PMPZI Kanwil Kemenag DIY.
Saat Zoom Meeting bersama Biro Organisasi Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama RI, Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, memberikan penegasan penting. “Kita tidak boleh berhenti. Harus ada langkah-langkah birokrasi teknis yang terukur dan harus bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” ujarnya.


Sekjen Kamaruddin juga menekankan pentingnya kolaborasi yang tidak hanya lintas Direktorat Jenderal dan Unit, tetapi juga lintas Kementerian hingga civil society. “Ini membutuhkan ikhtiar kelanjutan, tidak pernah capek dan lelah,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Biro Ortala Setjen Kemenag, Nur Arifin, menjelaskan bahwa tujuan pembangunan ZI adalah Menciptakan ekosistem layanan publik dan memperluas jangkauan kepada umat secara berkelanjutan. “Menjadi salah satu indikator keberhasilan Reformasi Birokrasi,” tuturnya.
Nur Arifin juga mengutip Instruksi Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2025 yang berbunyi: meningkatkan kualitas agar setiap Kanwil tiap tahun dapat mencapai predikat WBK, dengan target: one year, one Kanwil, one WBK.
“Instruksi tersebut diterjemahkan dalam empat poin teknis, yakni: Membangun komitmen seluruh jajaran Kemenag untuk meningkatkan layanan melalui pembangunan ZI; Menyiapkan tim penilaian pendahuluan tingkat provinsi; Menyamakan persepsi penilaian; Persiapan teknis penilaian,” terangnya.
“Tujuannya adalah mewujudkan birokrasi yang kolaboratif, kapabel, dan berintegritas,” kata Nur Arifin.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, berharap agar seluruh tim dapat memberikan kontribusi terbaik dalam persiapan penilaian PMPZI 2025.
“Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan langkah dan strategi seluruh Tim Zona Integritas. Diharapkan melalui rapat ini, Kanwil Kemenag DIY dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memastikan transparansi, akuntabilitas, dan komitmen antikorupsi yang kuat,” ujar Kakanwil.
Ia juga menekankan pentingnya kerja tim. “Mohon tetap komitmen kita semua. Tidak bergantung pada personal, karena kita adalah tim,” ungkapnya. Dalam kesempatan ini pula dilakukan Penyampaian Susunan Tim Pembangunan Zona Integritas Tahun 2025. (bap)
